Jumat, April 3, 2026
No menu items!
Google search engine
BerandaNasionalBAZNAS Bangka Barat Menghidupkan Kerukunan dengan Kerja Nyata dan Kepedulian

BAZNAS Bangka Barat Menghidupkan Kerukunan dengan Kerja Nyata dan Kepedulian

Infoombbsiberindonesia,com.
PELANGAS, BANGKA BARAT — BAZNAS Bangka Barat menegaskan komitmennya dalam pelayanan sosial dan kemanusiaan dengan menyalurkan santunan kepada 30 anak yatim dan dhuafa pada kegiatan Launching Desa Pelangas sebagai Desa Sadar Kerukunan, Jumat (19/12/2025). Santunan tersebut menjadi bukti konkret kehadiran negara melalui lembaga zakat dalam menjawab kebutuhan langsung masyarakat.

Santunan diberikan secara simbolik di hadapan unsur pemerintah, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat dan warga Desa Pelangas. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian peluncuran Desa Sadar Kerukunan, sekaligus menegaskan bahwa kerukunan umat beragama harus berjalan seiring dengan keadilan sosial dan kepedulian terhadap kelompok rentan.

Ketua BAZNAS Bangka Barat, Drs. Lili Suhendra Nato, menyampaikan bahwa keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan wujud tanggung jawab lembaga dalam memastikan manfaat zakat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kerukunan tidak akan bermakna jika anak yatim dan dhuafa tertinggal. BAZNAS hadir untuk memastikan mereka menjadi bagian utama dari perhatian negara,” ujar Lili Suhendra Nato.

Ia menjelaskan bahwa zakat, infak dan sedekah yang dikelola BAZNAS tidak hanya berfungsi sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai instrumen pelayanan sosial yang memperkuat persatuan dan mencegah kesenjangan.

“Ketika negara berbicara tentang kerukunan, maka yang harus lebih dulu disentuh adalah masyarakat yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Wakil Ketua II BAZNAS Bangka Barat Bidang Distribusi, Wasis Utama Edi, menegaskan bahwa penyaluran santunan dilakukan dengan prinsip profesionalisme dan ketepatan sasaran.

“BAZNAS memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran, tepat waktu, dan tetap menjaga martabat penerima. Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pemilihan momentum Launching Desa Sadar Kerukunan bertujuan untuk memperkuat pesan bahwa kerukunan sosial harus dibangun melalui tindakan nyata dan keberpihakan kepada masyarakat rentan.

Kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari para tokoh agama dan masyarakat. Dalam tausiyahnya, Ust. H. Zumrowi menilai santunan kepada yatim dan dhuafa sebagai bentuk nyata keberagamaan yang membumi dan menyentuh langsung kebutuhan umat.

Sementara itu, tokoh masyarakat H. Hasyim Baharudin menyampaikan bahwa kehadiran BAZNAS memberikan penguatan moral terhadap program Desa Sadar Kerukunan.

“Kerukunan akan kokoh jika disertai empati. Dan empati itu hari ini ditunjukkan melalui pelayanan BAZNAS kepada masyarakat,” ujarnya.

Tokoh lainnya, H. Nurzali Hamid, menilai santunan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperkuat kepercayaan publik dan mencegah potensi kecemburuan sosial.

Di tengah acara, anak-anak yatim dan para dhuafa menerima santunan dengan penuh haru. Bagi mereka, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir dan memperhatikan kehidupan masyarakat kecil hingga ke tingkat desa.

Melalui kegiatan ini, BAZNAS Bangka Barat menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang aktif, profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial.

Santunan kepada yatim dan dhuafa di Desa Pelangas menjadi penegasan bahwa pelayanan BAZNAS Bangka Barat tidak berhenti pada pengelolaan dana, tetapi diwujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan negara yang peduli, hadir dan bekerja.

Didi / Belva KBO babel

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments