Kamis, April 2, 2026
No menu items!
Google search engine
BerandaNasionalTambang Timah ilegal Jenis ponton Rajuk Beraksi Disiang Bolong Di Batu Rusa,di...

Tambang Timah ilegal Jenis ponton Rajuk Beraksi Disiang Bolong Di Batu Rusa,di mana pengawasan Aparat

Infoombbsiberindonesia com.
Bangka – Aktivitas pertambangan timah ilegal kembali mencuat dan menjadi sorotan publik di wilayah Desa Baturusa, Kecamatan Merawang. Kegiatan ilegal tersebut dinilai semakin berani karena dilakukan secara terbuka dan nyaris tanpa hambatan.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan pada Sabtu, 21 Februari 2026 siang, terpantau sedikitnya lima unit ponton rajuk tengah beroperasi aktif di sebuah sungai kecil yang berada di wilayah Desa Baturusa.

Ponton-ponton tersebut terlihat melakukan aktivitas penambangan timah secara terus-menerus tanpa adanya upaya penertiban di lokasi.
Kondisi ini memicu pertanyaan dan keresahan masyarakat setempat.

Warga mempertanyakan bagaimana aktivitas tambang timah ilegal tersebut dapat berjalan lancar, padahal jarak lokasi tambang dengan Polsek Merawang terbilang tidak jauh.
“Ini bukan sehari dua hari. Sudah cukup lama, tapi seolah dibiarkan. Padahal kantor polisi dekat,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Tak hanya di sungai kecil, aktivitas tambang timah ilegal juga terpantau di aliran Sungai Baturusa. Dari atas Jembatan Baturusa, yang setiap hari dilalui masyarakat umum, aktivitas penambangan terlihat jelas. Pemandangan ponton rajuk di sungai besar tersebut bahkan disebut sudah menjadi hal “biasa” bagi warga yang melintas setiap hari.

Maraknya aktivitas ilegal ini kembali membuat masyarakat Kabupaten Bangka menyoroti kinerja aparat penegak hukum, khususnya dalam pengawasan dan penindakan pertambangan tanpa izin yang berpotensi merusak lingkungan serta merugikan negara.

Di sisi lain, penindakan justru dilakukan di sektor hilir. Baru-baru ini, Polair Polda Bangka Belitung berhasil mengungkap dan menangkap aktivitas peleburan timah ilegal yang juga berada di wilayah Baturusa. Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan lokasi peleburan beserta sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari hasil tambang timah ilegal.

Penindakan terhadap peleburan timah ini menimbulkan pertanyaan lanjutan di tengah masyarakat. Warga menilai adanya ketimpangan penegakan hukum, karena di satu sisi aparat mampu menindak aktivitas peleburan, namun di sisi lain aktivitas tambang ilegal di sungai-sungai justru masih bebas beroperasi.

“Kalau peleburan bisa ditangkap, berarti aparat tahu alur timah ini dari mana. Tapi kenapa tambangnya masih jalan?” kata warga lainnya dengan nada heran.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak hanya fokus pada penindakan di hilir, melainkan juga melakukan penertiban secara menyeluruh dari hulu hingga hilir, termasuk menghentikan langsung aktivitas tambang ilegal di sungai-sungai yang selama ini berlangsung terbuka.

Hingga berita ini diturunkan, tim wartawan masih berupaya menghubungi pihak terkait, di antaranya Polres Bangka, Polda Bangka Belitung, serta Polsek Merawang, guna meminta klarifikasi resmi terkait maraknya jaktivitas tambang timah ilegal di Desa Baturusa serta langkah penindakan yang akan dilakukan ke depan.

Pewarta : Didi

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments