
Infoombbsiberindonesia.com kabupaten Kepahiang – Minggu,08/03/2026,pekerjaan kegiatan bantuan Pemerintah program Revitalisasi, dari kementerian pendidikan dasar dan menengah Atas tahun anggaran 2025,di SDN 16 Kepahiang,yang beralamatkan di desa kelobak, kecamatan Kepahiang, kabupaten Kepahiang, provinsi Bengkulu, yang bersumber dana dari APBN tahun 2025 kini menjadi sorotan publik.

Kegiatan pekerjaan dengan angaran yang cukup Funtastis mencapai Ratusan juta ini,yang di kerjakan sistem swakelola dengan aitem pekerjaan.
1.Rehab Ruang Kelas dengan nilai anggaran Rp.358.400.025.
2.Pembangunan toilet dengan nilai anggaran Rp.103.442.410.
Namun”dalam proses pengerjaan diduga pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan RAB dan standar bangunan Pemerintah yang terkesan Asal jadi,serta lalainya dari pengawasan.

Pasalnya”hasil pantauan awak media dan tim investigasi LSM di lapangan beberapa waktu yang lalu,dalam proses pemasangan atap Rehap Ruang kelas,ada dugaan mengunakan matrial atap dan krangka baja yang tidak sesuai spesifikasi dan gambar,karna mengunakan matrial di bawa standar bangunan semestinya yang bermutu Rendah.
tidak itu saja”untuk Pembangunan pembuatan toilet juga diduga ada kecurangan,yang mana”saat pemasangan batu pondasi terlihat Masi mengunakan batu lunak.
di sisi lain,untuk tiang pilar juga diduga tidak menggunakan cakar ayam dan Masi mengunakan Besi yang berukuran kecil.
di tambah lagi,saat pembuatan septic tank (tangki septik) juga terlihat jelas tidak mengunakan dinding beton.melainkan hanya langsung di cor di atas lobang galian tanah.
Hal ini sudah jelas bertentangan dengan aturan RAB pembangunan yang semestinya.sedangkan untuk standar Bangunan pemerintah pembangunan gedung/toilet sekolah harus sesuai Mutu K 225 agar kuat dan bertahan lama.
Dengan adanya dugaan indikasi kecurangan demi meraup keuntungan serta di jadikan tempat Ajung korupsi ,Maka”dalam proses kegiatan Revitalisasi di SDN 16 kabupaten Kepahiang ini,di harapkan Kapada pihak APH,instvektorat dan BPKP untuk dapat meng audit denga rincian yang ril.agar pengunaan angaran Revitalisasi di SDN 16 kabupaten Kepahiang sesuai yang di harapkan dan tidak merugikan uang negara.
Sampai berita ini di terbitkan”Pihak sekolah belum bisa untuk di mintai keterangan yang lebih jelas mengenai hal tersebut di atas.
karna sebelumya awak media sudah mencoba konfirmasi langsung via pesan WhatsApp kepada kepala sekolah.
namun”di sore hari kepala sekolah baru merespon,lalu menelpon awak media dan mengatakan.
“Untuk sepsiteng Nanti kita perbaiki,kalau yang lain itu sudah sesuai karna Kami juga sudah kompromi kepada konsultan.”ucap kepala sekolah tersebut dalam telpon.(BA)



