Selasa, April 21, 2026
No menu items!
Google search engine
BerandaNasionalGara-gara Ada perselisihan Tambak Udang Surya Dharma Resmi Melaporkan Frida Gunadi Ke...

Gara-gara Ada perselisihan Tambak Udang Surya Dharma Resmi Melaporkan Frida Gunadi Ke polres Bangka

Infoombbsiberindonesia com.
Kabupaten Bangka – Selama ini Surya Darma Alias Kuncui lebih banyak berdiam diri dan tidak ingin melapor balik FG atau Frida Gunadi ke pihak Aparat Penegak Hukum, dalam hal ini pihak Kepolisian. Akan tetapi, apabila hal ini terus menerus didiamkan, akan terus menjadi Blunder bagi Surya Darma. Maka dari itu, melalui Tim Advokat telah di tunjuk untuk menangani permasalahan terkait Klaim kepemilikan Tambak Udang di kawanan Industri Jelitik Sungailiat, pada hari ini Tim Advokat resmi melaporkan Frida Gunadi ke Polres Bangka, Senin (20/4/2026).

Dalam Konferensi Pers yang di pimpin Ketua Tim Advokat, Budiyono, telat membeberkan terkait permasalahan yang selama ini menimpa Kliennya Surya Darma, atas Klaim yang dilakukan oleh FG tadi.

Menurut Budiyono, selama ini Kliennya tidak ingin masalah ini terus mencuat ke publik, dan lebih memilih jalur mediasi. Akan tetapi, FG melalui Kuasa Hukumnya, terus melakukan Statemen yang sudah dianggap merendahkan Martabat dari Surya Darma selaku pihak tergugat. Maka dari itu, pihak Advokat Surya Darma akhirnya melaporkan secara resmi FG ke penyidik Polres Bangka.

“Maka dari itu, hari ini kami melaporkan ibu Frida Gunadi, ke Polres Bangka. Terkait perkara dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Jadi bagaimana kami bisa melaporkan FG tadi kepada Polres Bangka, bagaimana cara dia melakukan penipuan dan penggelapan. Caranya adalah FG, tidak mempunyai legalitas apapun, terkait dengan perusahaan CV Reka Sejahtera. Sekarang dia juga sudah mendapatkan, tambak udang yang berada di blok A, dengan segala fasilitas yang dimiliki,” terang Budi.

“Dengan menggunakan jasa Advokat, dengan memberikan keterangan palsu, dan rangkaian cerita bohong, data-data yang bohong, melalui hasil audit yang dari awal memang dikehendaki oleh FG ini. Dari dasar audit itulah, terjadinya suatu perjanjian. Selama beberapa tahun terakhir ini, semua berkas di pegang oleh Frida Gunadi,” tambahnya.

Dari hasil mendapatkan Blok A ini, fasilitas yang di dapatkan antara lain, 9 kolam 2 tandon, satu Villa, 3 buah Genset, satu buah Gardu Listrik, dan Mess Karyawan, lalu satu buah alat berat, satu Dam Truck.

“Termasuk seluruh kincir-kincir air yang berada di kolam di blok A. Termasuk aset tanah atas nama Surya Darma, semuanya dalam pengawasannya. Jelas klien kita dengan adanya hal ini mengalami kerugian. Karena Frida Gunadi telah memberikan keterangan palsu kepada pengacaranya. Salah satu contohnya, ada pembayaran alat-alat berat, telah menghasilkan anggaran sekitar Rp 2 milyar. Data ini telah di berikan oleh FG kepada pihak Auditor,” tutur Budi.

“Dari situlah, kami mencoba mencari data atas kebenaran informasi tersebut, Dengan melakukan Tracking data di lapangan, atas bon-bon maupun kwitansi dari hasil Auditor tadi. Lucunya lagi ada beberapa orang, yang di klaim FG telah menerima uang dari FG untuk kegiatan alat berat tadi. Dan hasilnya, setelah kami Tracking, orang-orang tadi, sudah kami konfirmasi, dan mereka merasa tidak menerima uang sepeserpun dari Frida Gunadi,” tukasnya.

Didi KBO babel

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments