*Provinsi Bengkulu* infoombbsiberindonesia.com,Senin, 12 Oktober 2026 – Kegiatan revitalisasi sekolah di Provinsi Bengkulu menuai sorotan tajam. Proyek yang seharusnya meningkatkan kenyamanan peserta didik dalam proses belajar mengajar itu, diduga kuat tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan terindikasi adanya kecurangan dalam pelaksanaannya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Organisasi Masyarakat Bengkulu Bermartabat (OMBB), *M. Diamin*, angkat bicara. Ia meminta pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk segera turun tangan melakukan pengecekan dan audit menyeluruh.
> “Kami menerima banyak laporan dari masyarakat di bawah. Gedung yang direvitalisasi hasilnya tidak maksimal, tidak sesuai spek dan tidak memberi kenyamanan bagi siswa. Kami menduga ada indikasi kecurangan dalam pengelolaan anggarannya,” tegas M. Diamin, senin (12/10).
Menurut Diamin, anggaran revitalisasi yang dikucurkan pemerintah pusat nilainya tidak kecil. Seharusnya anggaran tersebut benar-benar direalisasikan 100% untuk kepentingan pendidikan, bukan untuk kepentingan oknum.
“Kami dari OMBB mendesak pemerintah pusat agar segera mengaudit seluruh kegiatan revitalisasi di Bengkulu, khususnya di Kabupaten Muko-Muko. Pastikan anggaran yang dikucurkan negara benar-benar terealisasi sesuai yang masyarakat harapkan,” lanjutnya.
Ia juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk tidak tutup mata terhadap persoalan ini. Jika ditemukan adanya penyimpangan, OMBB meminta agar diproses secara hukum sesuai aturan yang berlaku.




