Sabtu, Agustus 15, 2026
No menu items!
Google search engine
BerandaNasionalWartawan Bukan di usir Saat mau meliputi Acara mediasi...

Wartawan Bukan di usir Saat mau meliputi Acara mediasi jalan KJM di mintak Tunggu Di lobi Begini penjelasan Kades Veter Merawang dan Ketua RT O5.

Infoombbsiberindonesia,com

Bangka-Merawang. Pemberitaan- mengenai dugaan pengusiran dua wartawan saat Berlangsungnya rapat mediasi persoalan akses jalan di kawasan Smelter KJM, Desa Merawang, mendapat bantahan dari sejumlah pihak yang hadir langsung dalam forum tersebut.

 

Kepala Desa Merawang, Veter, bersama perwakilan PT KJM, Aling, serta Ketua RT 05 Rokib, memberikan keterangan mengenai kronologi yang mereka saksikan pada Kamis, 13 Agustus 2026, sekitar pukul 13.30 WIB, di Kantor Desa Merawang.

 

Klarifikasi tersebut disampaikan untuk meluruskan pemberitaan yang menyebut adanya tindakan pengusiran terhadap wartawan oleh Bhabinkamtibmas Merawang, Julian.

 

Rapat Sedang Memanas, Dua Orang Mengaku Wartawan Datang

 

Menurut Kades Veter, saat rapat mediasi sedang berlangsung, terjadi dinamika cukup serius antara masyarakat dengan pihak perusahaan terkait persoalan akses jalan di kawasan Smelter KJM yang selama ini biasa digunakan warga untuk menuju kebun.

 

Di tengah berlangsungnya rapat, datang dua orang yang memperkenalkan diri sebagai wartawan.

 

Keduanya terlebih dahulu menyampaikan kepada staf desa yang berada di bagian depan kantor bahwa mereka merupakan wartawan. Setelah itu, mereka menuju ruangan tempat rapat berlangsung.

 

Ketika berada di ruangan rapat, kedua orang tersebut kemudian mengambil foto.

 

Tindakan tersebut kemudian mendapat perhatian dari Julian yang saat itu memimpin rapat.

 

Menurut Veter, Julian tidak mengusir kedua orang tersebut dari kantor desa, melainkan meminta mereka menunggu di bagian depan atau lobi karena rapat masih berlangsung.

 

“Tidak ada kata-kata pengusiran. Yang ada Julian meminta agar menunggu di ruangan depan kantor desa atau ruang lobi karena rapat masih berlangsung,” jelas Veter.

 

Nama Tidak Ada dalam Daftar Undangan

 

Veter menjelaskan, setelah melihat kedatangan kedua orang tersebut, Julian kemudian meminta pihak desa memastikan apakah keduanya merupakan peserta yang diundang dalam rapat.

 

Pihak desa kemudian melakukan pengecekan terhadap daftar undangan.

 

Hasilnya, menurut Veter, nama kedua orang tersebut tidak tercantum dalam daftar undangan rapat.

 

“Julian menanyakan kepada pihak desa apakah kedua orang tersebut masuk dalam undangan rapat. Setelah dicek, ternyata tidak ada dalam daftar undangan,” ujarnya.

 

Veter mengatakan bahwa setelah diminta menunggu di lobi, kedua orang tersebut justru meninggalkan kantor desa.

 

Dengan demikian, menurut versi Pemerintah Desa Merawang, tidak terdapat tindakan pengusiran sebagaimana disebut dalam pemberitaan sebelumnya.

 

Aling dari PT KJM Benarkan Kronologi

 

Keterangan Kades Merawang tersebut juga dibenarkan oleh Aling, yang hadir dalam rapat sebagai perwakilan PT KJM.

 

Aling membenarkan bahwa kedua orang tersebut datang ketika rapat sedang berlangsung.

 

Ia juga mengetahui adanya permintaan dari Julian agar kedua orang tersebut menunggu di bagian lobi kantor desa.

 

Keterangan tersebut menjadi penting karena Aling berada di dalam forum mediasi yang membahas persoalan akses jalan antara masyarakat dan pihak perusahaan.

 

Ketua RT 05: Rapat Sedang Panas

 

Sementara itu, Ketua RT 05, Rokib, memberikan keterangan yang lebih menggambarkan situasi ketika kedua orang tersebut datang.

 

Menurut Rokib, saat rapat berlangsung sempat terjadi

perdebatan cukup panas antara masyarakat dan pihak PT KJM terkait persoalan jalan yang menjadi akses warga menuju kebun.

 

Di tengah situasi tersebut, dua orang yang mengaku sebagai wartawan datang ke lokasi rapat.

 

“Pada saat rapat berlangsung terjadi perdebatan yang panas antara masyarakat dan pihak perusahaan PT KJM. Tiba-tiba datang dua orang yang mengaku sebagai wartawan,” kata Rokib.

 

Menurutnya, Julian kemudian menanyakan apakah kedua orang tersebut memiliki undangan untuk mengikuti rapat.

 

Setelah beberapa saat, kedua orang tersebut keluar dari area ruangan rapat.

 

Namun, menurut Rokib, mereka juga diduga sempat mengambil foto.

 

“Saat itu Julian meminta agar mereka menunggu di ruangan lobi,” jelasnya.

 

Dengan demikian, terdapat dua versi yang kini berkembang mengenai peristiwa tersebut.

 

Di satu sisi, muncul pemberitaan yang mempersoalkan tindakan Bhabinkamtibmas terhadap wartawan.

 

Di sisi lain, pihak Pemerintah Desa Merawang dan perwakilan PT KJM memberikan klarifikasi bahwa tindakan Julian bukan pengusiran, melainkan permintaan agar dua orang tersebut menunggu di lobi karena rapat masih berlangsung dan nama mereka tidak terdapat dalam daftar undangan.

 

Terlepas dari adanya perbedaan persepsi mengenai peristiwa tersebut, persoalan ini tetap perlu ditempatkan secara proporsional.

 

Wartawan memiliki hak menjalankan tugas jurnalistik berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, termasuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan informasi.

 

Namun pada saat yang sama, kegiatan jurnalistik juga perlu memperhatikan konteks forum, tata tertib, serta hak peserta rapat lainnya.

 

Karena itu, apakah tindakan meminta wartawan menunggu di lobi dapat dikategorikan sebagai pengusiran atau sekadar pengaturan akses terhadap ruang rapat, harus dilihat berdasarkan kronologi, ucapan yang disampaikan, konteks rapat, serta fakta yang dapat diverifikasi.

 

Yang jelas, berdasarkan klarifikasi Kades Merawang, Aling dari PT KJM, dan Ketua RT 05, mereka menyatakan bahwa tidak ada perintah untuk mengusir kedua wartawan dari kantor desa.

 

Mereka menyebut yang dilakukan adalah meminta kedua wartawan menunggu di ruang lobi sampai rapat selesai.

 

Klarifikasi ini sekaligus menjadi hak jawab terhadap pemberitaan sebelumnya yang memuat tudingan dugaan pengusiran wartawan.

 

Didi KBO/ Tim

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments