Kamis, Mei 7, 2026
No menu items!
Google search engine
BerandaNasional*Rumah Sakit Harus Adaptif di Era Perubahan, PERSI Gelar Seminar Nasional di...

*Rumah Sakit Harus Adaptif di Era Perubahan, PERSI Gelar Seminar Nasional di Bangka Belitung*

Infoombbsiberindonesia com.
PANGKALPINANG | — Para direktur rumah sakit dari berbagai daerah di Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) berkumpul di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kegiatan Seminar Nasional, Workshop, Hospital and Medical Fair Regional Sumbagsel 2026 yang digelar di Novotel Bangka Hotel & Convention Center, Rabu (7/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari hingga 8 Mei 2026 tersebut mengangkat tema *“Mewujudkan Rumah Sakit Unggul dan Tangguh di Era Perubahan.”* Seminar ini menjadi forum strategis bagi insan kesehatan untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kapasitas pelayanan, sekaligus merespons berbagai tantangan dunia kesehatan yang terus berkembang.

Peserta kegiatan berasal dari lima provinsi di wilayah Sumbagsel. Menariknya, kegiatan ini juga mendapat perhatian dari pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) wilayah Bali yang turut hadir bersama ketua wilayahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PERSI Pusat dr. Bambang Wibowo, pengurus PERSI Bangka Belitung, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Babel, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Kabiddokkes Polda Babel, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Babel, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Ketua Umum PERSI Pusat, dr. Bambang Wibowo menegaskan bahwa seminar dan workshop seperti ini menjadi momentum penting bagi seluruh rumah sakit untuk memperkuat kolaborasi dan bertukar pengalaman dalam menghadapi dinamika pelayanan kesehatan nasional.

Menurutnya, perkembangan regulasi, tuntutan pelayanan masyarakat, hingga transformasi sistem kesehatan menuntut rumah sakit untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pelayanan.

“Forum seperti ini sangat penting agar rumah sakit dapat terus mengikuti perkembangan kebijakan dan meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujar dr. Bambang kepada awak media.

Ia menilai tantangan dunia kesehatan saat ini tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga menyangkut penguatan manajemen rumah sakit, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penyesuaian terhadap berbagai kebijakan baru pemerintah di sektor kesehatan.

Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi yang lebih kuat antara rumah sakit, pemerintah, BPJS, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelayanan kesehatan semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Melalui kolaborasi dan sinergi antar rumah sakit, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan, pelayanan kesehatan di daerah diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Bangka Belitung, dr. Muhammad Brizain menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Kesehatan, serta seluruh direktur rumah sakit yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurut dr. Brizain, seminar ini menjadi sarana penting bagi rumah sakit untuk mendapatkan pembelajaran langsung dari para narasumber pusat terkait peningkatan mutu pelayanan, penguatan SDM, pembaruan standar operasional prosedur (SOP), hingga tata kelola rumah sakit yang lebih profesional.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu membawa dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Bangka Belitung maupun wilayah Sumbagsel secara umum.

“Melalui seminar ini kami berharap rumah sakit di Bangka Belitung dapat terus meningkatkan mutu pelayanan sehingga masyarakat merasa puas dan persoalan pelayanan kesehatan dapat diminimalisir,” ujarnya.

Saat disinggung terkait adanya dugaan rumah sakit yang menolak pasien, dr. Brizain menilai persoalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama bagi seluruh rumah sakit di bawah naungan PERSI Babel.

Menurutnya, setiap persoalan pelayanan harus dijadikan momentum pembenahan agar rumah sakit terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi fasilitas, SDM, sistem pelayanan, maupun koordinasi antarinstansi.

“Kami terus mendorong seluruh rumah sakit untuk melengkapi fasilitas, meningkatkan kualitas SDM, memperbarui SOP, dan memperkuat kolaborasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tegasnya.

Selain seminar dan workshop, kegiatan ini juga menghadirkan Hospital and Medical Fair yang menampilkan berbagai perkembangan teknologi dan layanan kesehatan terbaru. Para peserta mendapatkan berbagai materi strategis mulai dari tata kelola rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan, dinamika hukum kesehatan, simulasi penanganan kasus, hingga penguatan manajemen rumah sakit di era transformasi kesehatan nasional.

Melalui kegiatan ini, PERSI berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antar rumah sakit di wilayah Sumbagsel sehingga mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, modern, berkualitas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

(Didi/M.Zen/KBO Babel)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_imgspot_img
- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments